KELUARGA BERENCANA
By : UnknownKELUARGA BERENCANA
PENGERTIAN KELUARGA
•
Keluarga adalah kelompok terkecil yg
terdiri dari suami, istri beserta anak-anak.
•
Keluarga bisa disebut dengan rumah
tangga yg merupakan unit terkecil dlm masyarakt sebagai wadah dan proses
pergaulan hidup.
FUNGSI KELUARGA
•
Memberikan rasa saling memiliki, rasa
aman, kasih sayang dan mengembangkan hubungan yg baik diantara anggota
keluarga. Cinta kasih dlm keluarga tidak sebatas perasaan, akan tetapi juga
menyangkut pemeliharaan, rasa tanggungjawab, perhatian, pemahaman, saling
menghargai serta menumbuhkembangkan anak yg dicintainya.
PERKAWIAN DALAM AGAMA BUDDHA
•
Dalam Anguttara Nikaya II.57,
disebutkan bahwa pernikahan yg dipuji oleh Buddha adalah perkawinan antara
seorang laki-laki yg baik dgn seorang perempuan yg baik (monogami),
yaitu dlm suatu perkawinan seorang laki-laki hanya boleh memiliki satu isteri,
dan seorang perempuan hanya boleh memiliki satu suami.
PENGERTIAN KELUARGA BERENCANA
•
KB adalah satu cara untuk mewujudkan
keluarga bertanggung jawab yg dapat dilakukan dgn atau tanpa memakai alat
kontrasepsi.
•
KB dalam paradigma baru bukan hanya
sebatas pembatasan kelahiran yg hanya ditujukan untuk mengurangi laju
pertumbuhan penduduk yg demikian pesatnya, tetapi lebih diarahkan pada
terwujudnya kualitas keluarga, baik dari sisi material, moral maupun spiritual.
•
KB merupakan salah satu bentuk
perencanaan keluarga yg mapan dan sejahtera hingga jangka panjang, termasuk
dalam mempertimbangkan masa depan anak-anak kelak.
MACAM ALAT KONTRASEPSI
•
Alat kontrasepsi antara lain: pantang
berkala, senggama terputus, kondom, pil KB, suntik KB, IUD/Spiral, tubektomi,
vasektomi dll.
Kelompok Sosial dan Interaksi Sosial
By : Unknown
•
1.2.1. Pengertian Kelompok Sosial
(Stratifikasi Sosial)
Stratifikasi berasal dari kata Status yang artinya lapisan (berlapis-lapis). Sehingga Stratifikasi Sosial berarti “lapisan masyarakat”.
Pada prinsipnya setiap individu dalam pergaulan hidupnya memiliki status sosial yang pokok (key status) yang berupa :
a) Pekerjaan seseorang (merupakan status yang terpenting).
b) Status dalam sistem kekerabatan.
c) Status religius dan status politik.
1.2.2. Kelompok Sosial Teratur/Stratifikasi tertutup.
Kemungkinan pindah seorang anggota kelompok dari golongan yang satu ke golongan yang lain kecil sekali, sebab biasanya sistem ini didasarkan atas keturunan.
1.2.3. Kelompok Sosial Tak Teratur/Stratifikasi terbuka.
Anggota kelompok yang satu ada kemungkinan besar untuk berpindah ke kelompok yang lain, artinya dapat menurun ke kelompok yang lebih rendah atau sebaliknya.
Stratifikasi berasal dari kata Status yang artinya lapisan (berlapis-lapis). Sehingga Stratifikasi Sosial berarti “lapisan masyarakat”.
Pada prinsipnya setiap individu dalam pergaulan hidupnya memiliki status sosial yang pokok (key status) yang berupa :
a) Pekerjaan seseorang (merupakan status yang terpenting).
b) Status dalam sistem kekerabatan.
c) Status religius dan status politik.
1.2.2. Kelompok Sosial Teratur/Stratifikasi tertutup.
Kemungkinan pindah seorang anggota kelompok dari golongan yang satu ke golongan yang lain kecil sekali, sebab biasanya sistem ini didasarkan atas keturunan.
1.2.3. Kelompok Sosial Tak Teratur/Stratifikasi terbuka.
Anggota kelompok yang satu ada kemungkinan besar untuk berpindah ke kelompok yang lain, artinya dapat menurun ke kelompok yang lebih rendah atau sebaliknya.
Bentuk Kelompok
Sosial
•
Dapat disimpulkan bahwa ukuran atau
kriteria yang biasanya dipakai untuk menggolong-golongkan masyarakat ke dalam
lapisan-lapisan sosial adalah
•
1.
Ukuran kekayaan : ukuran kekayaan (kebendaan) dapat dijadikan suatu
ukuran; barang siapa yang mempunyai kekayaan paling banyak, termasuk ke dalam
lapisan sosial teratas.
2. Ukuran kekuasaan : barang siapa yang memiliki kekuasaan atau mempunyai wewenang terbesar, menempati lapisan sosial teratas.
3. Ukuran kehormatan : ukuran kehormatan mungkin terlepas dari ukuran-ukuran kekayaan atau kekuasaan.
Orang yang paling disegani dan dihormati, mendapatkan atau menduduki lapisan sosial teratas.
4. Ukuran ilmu pengetahuan : ilmu pengetahuan dipakai ukuran oleh masyarakat yang menghargai ilmu pengetahuan.
2. Ukuran kekuasaan : barang siapa yang memiliki kekuasaan atau mempunyai wewenang terbesar, menempati lapisan sosial teratas.
3. Ukuran kehormatan : ukuran kehormatan mungkin terlepas dari ukuran-ukuran kekayaan atau kekuasaan.
Orang yang paling disegani dan dihormati, mendapatkan atau menduduki lapisan sosial teratas.
4. Ukuran ilmu pengetahuan : ilmu pengetahuan dipakai ukuran oleh masyarakat yang menghargai ilmu pengetahuan.
•
1.3.1. Pengertian Interaksi Sosial
Kata interaksi berasal dari bahasa Inggris yaitu “interaction”, artinya suatu tindakan yang berbalasan. Dari pengertian tersebut dapat didefinisikan bahwa interaksi adalah berhubungan saling mempengaruhi. Sedangkan kata sosial berasal dari bahasa latin yaitu “socius” yang berarti teman, sahabat atau kawan. Jadi, Interaksi Sosial mengandung pengertian bahwa proses saling berhubungan dan saling mempengaruhi itu terjadi antarmanusia baik individu dengan individu, atau antar individu dengan kelompok.
Kata interaksi berasal dari bahasa Inggris yaitu “interaction”, artinya suatu tindakan yang berbalasan. Dari pengertian tersebut dapat didefinisikan bahwa interaksi adalah berhubungan saling mempengaruhi. Sedangkan kata sosial berasal dari bahasa latin yaitu “socius” yang berarti teman, sahabat atau kawan. Jadi, Interaksi Sosial mengandung pengertian bahwa proses saling berhubungan dan saling mempengaruhi itu terjadi antarmanusia baik individu dengan individu, atau antar individu dengan kelompok.
Bentuk Interaksi
Sosial
•
a. Interaksi Sosial Langsung
(primer).
Kontak secara badaniah atau fisik atau face to face dengan bertatap muka
langsung, seperti saling bicara, saling senyum, saling bersalaman dll.
b. Interaksi Sosial tak langsung (sekunder).
Kontak tidak langsung, kontak sekunder ini terjadi antara masing-masing
pihak melalui sarana-sarana komunikasi, seperti telepon, telegram dll.
Kontak secara badaniah atau fisik atau face to face dengan bertatap muka
langsung, seperti saling bicara, saling senyum, saling bersalaman dll.
b. Interaksi Sosial tak langsung (sekunder).
Kontak tidak langsung, kontak sekunder ini terjadi antara masing-masing
pihak melalui sarana-sarana komunikasi, seperti telepon, telegram dll.
Fungsi Interaksi
Sosial
•
Sebagai media komunikasi dalam proses pemberitahuan atau penyampaian pesan atau berita dari satu pihak kepada pihak lain, dengan tujuan dapat menggugah keikutsertaan pihak lain, sehingga hal-hal yang diberitahukan itu menjadi pengertian bersama.
Sebagai media komunikasi dalam proses pemberitahuan atau penyampaian pesan atau berita dari satu pihak kepada pihak lain, dengan tujuan dapat menggugah keikutsertaan pihak lain, sehingga hal-hal yang diberitahukan itu menjadi pengertian bersama.
Pranata Sosial
•
Menurut
Koentjaraningrat
•
Dalam
hidup bermasyarakat manusia tiap hari melakukan
berbagai tindakan interaksi yang berpola, baik yang resmi maupun yang
tidak resmi.
•
Sistem
pola –pola resmi yang dianut warga suatu masyarakat untuk berinteraksi disebut pranata atau institution
•
Pranata
adalah suatu sistem norma khusus yang menata serangkaian tindakan berpola guna
memenuhi keperluan yang khusus dalam kehidupan bermasyarakat
•
Makin besar dan kompleksnya perkembangan suatu
masyarakat makin bertambah pula jumlah
pranata yang ada. Paling sedikit ada 8 penggolongan berdasarkan fungsi untuk
memenuhi keperluan hidup manusia sebagai warga masyarakat
8 pranata dalam
kehidupan masyarakat berdasarkan fungsi untuk memenuhi keperluan hidup hidup
manusia menurut Koentjaraningrat
•
1.
Pranata untuk memenuhi kekerabatan yang disebut kinship atau domestik
institution
•
Contoh
: perkawinan, tolong menolong antar kerabat, pengauhan anak dll
•
2.
Pranata ekonomi (berproduksi, mendistibusikan hasil produksi atau harta
•
3.
Pranata pendidikan
•
4.
Pranata ilmiah
•
5.
Pranata untuk memenuhi kebutuhan akan
keindahan
•
6.
Pranata keagamaan
•
7.
Pranata untuk menjaga dan mengukur keseimbangan kekuasaan
•
8.Pranata
untuk memenuhi kebutuhan akan kenyamanan hidup
ORGANISASI SOSIAL
By : Unknown
ORGANISASI
SOSIAL
Manusia sebagai mahluk yang hidup
berkelompok
Keinginan
pokok manusia:
-
Menjadi satu dengan manusia lain di sekelilingnya
-
Menjadi satu dengan suasana alam sekelilingnya
Kelompok sosial:
Himpunan
atau kesatuan2 manusia yg hidup bersama, krn adanya hubungan antar
anggota
Kelompok sosial:
-
Kelompok kecil: keluarga, siswa2 sekolah
-
Kelompok besar: masyarakat desa, kota
Syarat2 kelompok sosial:
- Anggota kelompok sadar sbg bagian dr kelompok
- Ada hubungan timbal balik antar anggota
- Ada faktor yang dimiliki bersama: nasib, tujuan,
ideologi politik yang sama
- Terstruktur, mempunyai pola perilaku
- Anggota kelompok sadar sbg bagian dr kelompok
- Ada hubungan timbal balik antar anggota
- Ada faktor yang dimiliki bersama: nasib, tujuan,
ideologi politik yang sama
- Terstruktur, mempunyai pola perilaku
Reaksi:
- Penting dlm hubungan antar
- Penting dlm hubungan antar
manusia
dlm kelompok
- Memberikan keserasian dgn
- Memberikan keserasian dgn
tindakan2 orang lain
II. Pendekatan sosiologis terhadap
kelompok2 sosial
Kelompok
sosial keluarga
-
Anggota
menyebar
-
Setiap anggota mempunyai pengalaman
-
Tukar menukar pengalaman (social experiences)Ã
perubahan
- Social
experiences diperlukan untuk mengetahui
pengaruh kelompok terhadap individu
*
bagaimana reaksi kelompok thd individu
*
bagaimana reaksi individu thd pengaruh
tsb dlm proses pembentukan kepribadian
- Kelompok
tidak statis, selalu berubah
(aktivitas & bentuknya)
- Bagaimana caranya mengendalikan anggota
- Kelompok: tempat kekuatan2 sosial
* Sosiolog: Meneliti cara-cara kelompok sosia dalam mengatur tindakan2 anggota2
(aktivitas & bentuknya)
- Bagaimana caranya mengendalikan anggota
- Kelompok: tempat kekuatan2 sosial
* Sosiolog: Meneliti cara-cara kelompok sosia dalam mengatur tindakan2 anggota2
III. Tipe kelompok sosial
- Primary & Secondary groups
a.
Primary group=face-to-face group: kelompok sosial yg paling
sederhana, anggota2 saling mengenal, adanya kerjasama yang erat
- kelompok kecil yg agak permanen, secara fisik
berdekatan, kesamaan tujuan, hubungan
terlepas dari
unsur2 kontrak, ekonomi, politik, hubungan kerja
- keluarga, kelompok sepermainan, RT, perhimpunan
mahasiswa
b. Secondary
groups
- kelompok2
yg terdiri dari banyak orang, hubungan antar anggota tidak berdasarkan
pengenalan secara pribadi dan tidak langgeng
- primary group
merupakan syarat terbentuk nya secondary group
- hubungan antar
manusia tdk mungkin halnya berdasarkan kontrak, tp hrs ada rasa
kesetiaan dan pengabdian sebagai hasil
hubungan antar manusia yg akrab
2. In-group &
Out-group
a. In-group:
- kelompok sosial yg individu2nya
mengidentifikasikan dirinya.
- didasarkan pd faktor simpati, mempunyai
perasaan dekat dgn anggota2 klp
- Saya alumni UGM
- Yang bukan alumni UGM = out-group
3. Formal &
Informal group
a. Formal group: kelompok yg mempunyai
peraturan2 yg tegas dgn sengaja dibuat oleh
anggota2 nya untuk
mengatur hubungan antar anggota
- mis: aturan
pemilihan ketua
- Dharma
wanita, Persatuan Sarjana
b. Informal group:
- tidak mempunyai struktur & organisasi tertentu
- terbentuk karena
pertemuan2 yg berulangkali yg menjadi dasar bertemunya kepentingan2 & pengalaman2
yg sama
4. Membership &
reference group
a. Membership group: orang yg secara
fisik menjadi
anggota kelompok
- batas2
tdk dapat dilakukan secara mutlak
- perbedaan
derajat interaksi, kepentingan, nilai2 sosial penyebab sub-group
b. Reference group: kelompok
sosial yang menjadi ukuran bagi seseorg (bukan anggota untuk membentuk pribadi & perilaku
- kadang2
menimbulkan segi negatif
- Bp A anggota
DPR: membership DPR, tp dia selalu berperilaku partai X
5. Small group
- dalam kelompok besar, ada kelompok kecil
- small group sbg wadah org2 yg mempunyai kepentingan atau tujuan yang sama
- minimal 2 org
- kelompok kecil dapat mempengaruhi kelompok besar
- contoh: Partai A: kelompok besar, ada kelompok kecil yang menduduki pimpinan,
keluarga batih merupakan kelompok kecil
dalam masyarakat

